Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 November 2015

Congratulations ^^

for friends who have Graduation, hopefully useful knowledge

Sebagian teman seangkatan yang mengambil jurusan matematika mipa berhasil wisuda di tahun ini. Selamat ya... Kemarin, aku bertemu dengan beberapa teman yang berhasil mengantongi gelar S.Si tersebut. Dengan isengnya aku bertanya, "sekarang di mana?". Sebagian besar masih menjawab, "belum,...."
Buatku, pertanyaan itu sangat angker, karena pertarungan yang sesungguhnya baru dimulai. Bersaing untuk mendapatkan pekerjaan. Satu banding seratus, sedangkan lapangan pekerjaan semakin menipis. Terlebih lagi tahun 2015, PHK di mana-mana.

Aku? Masih kuliah yey... :p Jika aku menjadi mereka, aku akan membuat lapangan pekerjaan baru. Itu lebih baik, daripada menjadi orang yang berdiam diri di rumah saja. Bukan hanya untuk dirinya, tapi juga untuk orang lain. Memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, tapi bukan berarti tidak bisa dijalankan. Pasti jika berbuat baik, akan ada jalan.

Misal saja mencari bisnis yang menjanjikan masa depan, bisa membantu orang lain, bisa diwariskan, dan yang paling penting tidak hanya bekerja tapi bisa jalan-jalan kapan-pun kita mau. Ya, cari pekerjaan yang tidak terikat waktu :D Memang ada? Ada dong :p coba cari tahu!

Jumat, 06 November 2015

Pilih yang mana?

Teman, pernahkah kalian terhimpit di antara dua pilihan? Beberapa hari ini, itu yang terjadi padaku. Bagiku kedua-duanya sangat berarti. Namun aku belum bisa menjalankan secara bersamaan. Pilihan yang berat jika aku diminta untuk memilih salah satunya.

Amanah itu sudah ada lebih dulu. Alasan mengambil amanah, aku ingin memberikan kontribusi di sana. Di sisi lain, juga ingin menyalurkan impian yang ingin "menginspirasi banyak orang melalui tulisan".

Memang benar, sekitar tiga tahun yang lalu, aku begitu aktif memberikan kontribusi di suatu organisasi yang membuat aku mengambil keputusan besar untuk berhijrah. Sekarang, jika aku ditanya tentang kenapa aku begitu berbeda memberikan kontribusi kepada organisasi saat ini? Ada beberapa hal yang ingin aku capai lebih dahulu. Ada beberapa hal yang aku pertimbangkan. Permasalah yang telah terlanjut aku buat, ingin aku selesaikan sendiri. Itu adalah salah satu dari sekian banyak pertimbangan yang aku ambil.

Mengenai potensi, semua orang memiliki potensi. Yang membedakan adalah sejauh mana orang tersebut menggali potensi itu sendiri.

Aku sama dengan orang lain. Memiliki impian, bahkan aku menulis semua keinginan itu di dalam dreams book. Ketika beberapa teman tahu tentang impianku, mereka tertawa. Semakin banyak orang yang menertawakan impianku, semakin ingin cepat aku capai satu persatu impian itu. Mereka bagai cambuk buatku.

Selasa, 03 November 2015

Di antara dua pilihan...


Malam ini, ingin terus menulis :D Sudah lama banget nggak nulis di blog, jadi kangen *upss...

Pembahasan kali ini tentang "di antara dua pilihan". Hidup tanpa pilihan, bagaimana jadinya? Hidup ini penuh dengan pilihan, pastinya.

Jika kau terlahir sebagai orang miskin, jangan pernah menyalahkan orang tua. Tetapi salahkan dirimu sendiri, kenapa kamu diam saja tanpa mau berusaha untuk mengubah kehidupanmu menjadi lebih baik? -kutipan-
Like :D kata-katanya keren ya? hehee..
Pernah menyalahkan orang tua dengan keadaan sekarang? Jenuh dengan hidup kekurangan? Sebagian dari kalian pasti pernaaahhhh... *eh, termasuk nggak ya?

Meskipun orang tua cukup berada, apa mau terus-terus selalu bergantung? Tidak! Harus mandiri ya :D untuk seukuran pelajar dan mahasiswa, apa yang harus dilakukan? Jika bekerja, pekerjaan apa yang tidak mengganggu sekolah ataupun kuliah? Sedangkan kita tau keduanya sangat menyita waktu. Ada yang tau Nabi Muhammad ketika masih mudah melakukan pekerjaan apa? Berdagang. Yup, betul sekali. Jika kita ingin mendapatkan penghasilan tanpa menunggu lulus SMA atau kuliah, lakukan itu. Berbisnis. Cara paling cepat untuk mendapatkan penghasilan dan bisa dilakukan tanpa mengganggu aktifitas keduanya.

Terus bagaimana dengan orang yang sudah memiliki perkerjaan? Lakukan itu juga! Apa salahnya bekerja sambil berbisnis. Pasti mau ya dapat tambahan income? Apalagi tambahannya lebih besar dari hasil bekerja. Woww...

Di luar sana, ada yang sukses dan ada yang tidak. Padahal sama-sama memiliki kesempatan untuk sukses, tapi bagi sebagian orang tidak mengambil kesempatan itu. Ya, kesuksesan hanya datang kepada orang yang mau sukses.

Sukses di sini bukan hanya tentang uang, tapi bagaimana kita bisa membantu banyak orang di sekeliling kita.

Ada kutipan dari motivator baru saya, mbak merry riana.
"...tidak mudah bukan berarti tidak bisa dilakukan."
Lakukan sesuatu yang luar biasa untuk mengubah kehidupanmu di masa depan. Jangan pernah ragu selagi itu baik untukmu dan orang lain. You Can Do It!!

_____________________
Saya telah mengambil keputusan atau langkah awal. Next time, semoga bisa segera mencoret satu persatu impian yang telah terwujud.


Tentang Impian

Beberapa bulan terakhir, saya ngebet banget untuk jalan-jalan keluar negeri. Untuk lebih memotivasi diri, saya sering membuat status di bb,  salah satu contohnya, "You Can Do it!! Kamu harus ke Taiwan Januari 2016!! Pasti bisa dan sangat bisa!!".

Salah satu impian saya bisa keliling dunia seperti Bunda Asma Nadia. Jilbab Traveller. Saya ingin membuktikan sendiri bahwa kita -wanita- bisa keliling dunia tanpa melepas jilbab, karena semua itu bukanlah penghalang. Yes, jilbab malah membuat kita lebih terlindungi.

Kemarin, sekitar jam 23.03 Wib. Ada pesan masuk di bb, seorang teman memberikan nasehat/masukan. Sebelum itu, terima kasih sekali loh sudah perhatian atau peduli dengan saya. Ia mengatakan, "kenapa kamu ngebet banget ke Thailand dan Las Vegas? Padahal dua negara tersebut nggak islami banget kataku. Bahkan bukan aku aja loh yang sempet mikir, kok kamu nggak ngebet ke makkah si?".

Makkah wajib bagi saya! Memang benar, lagi ngebet untuk keluar negeri, tapi bukan berarti Makkah tidak ada dalam prioritas saya. Dreams book. Semua sudah ada di dalam buku impian.

Dua negara yang nggak Islami? Menurut saya, lihat dulu apa tujuan untuk ke sana. Pandangan orang beda-beda loh... Pernah dengar atau tau hadist ini, “Uthlubul ‘ilma walaw bishshiin, tuntutlah ilmu walaupun sampai ke Negeri Cina". Asal niatannya baik, no problem. Siapa tau dari perjalanan keluar negeri itu kita bisa lebih bersyukur dengan Agama Islam. Positif thingking.

Saya jadi kepo dengan buku ini, "Haram keliling dunia" :D